BYD baru saja melakukan terobosan terbaru dengan menghadirkan teknologi Variable Flux Permanent Magnet Synchronous Motor (VF-PMSM) untuk mengatasi keterbatasan terbesar dari kendaraan listrik saat ini.
Salah satu masalah pada motor listrik biasa terletak (PMSM standar) adalah Magnet yang bersifat tetap (permanen) yang kekuatannya tidak bisa diubah. Masalah muncul saat mobil dipacu di kecepatan tinggi (seperti saat kita sedang di jalan tol). Di titik ini, magnet tersebut menghasilkan gaya listrik lawan yang besar. Akibatnya, motor harus bekerja ekstra keras hanya untuk melawan gaya magnetnya sendiri. Hasilnya? Baterai jadi boros dan motor cepat panas.
VF-PMSM: Magnet yang Bisa "Beradaptasi"
Inilah letak kejeniusan BYD. Sesuai namanya, Variable Flux, motor ini bisa mengubah kekuatan fluks magnetnya secara dinamis sesuai kebutuhan.
- Saat Start & Akselerasi: Motor akan memperkuat fluks magnet untuk menghasilkan torsi (tarikan) yang sebesar mungkin. Ini yang bikin mobil listrik BYD terasa sangat responsif saat lampu hijau.
- Saat Kecepatan Tinggi: Secara cerdas, sistem akan “melemahkan” kekuatan magnet tersebut. Tujuannya agar hambatan (gaya lawan) berkurang drastis. Dengan begitu, motor bisa berputar lebih ringan dan tidak cepat panas.
Dengan mekanisme Variable Flux ini, keluaran torsi menjadi lebih terjaga agar lebih efisien dan konsumsi energi lebih optimal.
Keunggulan Mekanisme Variable Flux
Pada motor listrik biasa, produsen harus memilih antara Torsi Besar atau Kecepatan Tinggi. Jarang ada yang bisa keduanya secara maksimal. Dengan mengubah fluks magnet, motor ini memiliki “dua kepribadian“:
- High Flux: Menjadi sangat kuat saat melibas tanjakan.
- Low Flux: Menjadi sangat efisien dan luwes saat melaju di jalan tol.
Selanjutnya, teknologi VF-PMSM membuat jangkauan baterai lebih jauh. Karena motor bekerja lebih efisien di jalan tol, persentase baterai tidak akan “terjun bebas” saat Anda bepergian ke luar kota.
Masa Depan Kendaraan Listrik
Teknologi VF-PMSM adalah bukti nyata bahwa persaingan mobil listrik kini telah bergeser. Ini bukan lagi sekadar siapa yang punya baterai paling besar, melainkan siapa yang mampu mengelola energi dengan paling cerdas. Dengan kemampuan magnet adaptif, BYD tidak hanya menciptakan motor yang lebih kencang, tetapi juga menetapkan standar baru tentang bagaimana sebuah kendaraan listrik seharusnya bekerja di masa depan.
Inovasi seperti VF-PMSM milik BYD ini sejalan dengan visi Astrobike. Sebagai penyedia solusi mobilitas listrik, Astrobike terus memantau perkembangan teknologi global agar ekosistem kendaraan listrik lokal bisa semakin efisien. Inilah masa depan yang sedang kita bangun bareng-bareng di ekosistem Astrobike!




