Pada trend saat ini, motor listrik semakin popular karena dianggap lebih hemat dan ramah lingkungan. Namun, banyak orang masih ragu karena mengira biaya perawatan motor listrik mahal, terutama pada baterainya.
Padahal, jika kita lihat dari struktur mekanis dan system kerjanya, motor listrik justrumemiliki biaya perawatan yang lebih rendah dibandingkan motor bensin konvensional.
Kenapa motor listrik jauh lebih murah?
Motor konvensional memiliki banyak komponen bergerak yang kita temui seperti piston, klep, atau system transmisi yang rumit. Sebaliknya, motor listrik memiliki komponen yang jauh lebih ringkas. Tidak ada system pembakaran, tidak ada oli mesin, dan tidak ada filter udara yang harus diganti secara rutin.
Jika dilihat dari biaya energi, perbedaannya terasa sangat signifikan. Motor listrik hanya membutuhkan listrik untuk pengisian daya, dengan biaya yang relative kecil untuk jarak tempuh harian. Dalam penggunaan normal, biaya listrik jauh lebih murah dibandingkan pengeluaran bensin harian pada motor konvensional.
Berikut alasan utama mengapa biaya perawatan motor listrik bisa jauh lebih hemat.
Bebas Ganti Oli dan Filter
Pada motor bensin, penggantian oli mesin dan oli gardan adalah kewajiban rutin yang harus dilakukan. Umumnya, penggantian dilakukan setiap 1.500 hingga 2.500 kilometer, yang berarti kita harus mengeluarkan biaya bulanan hanya untuk oli mesin.
Pada motor listrik, komponen pelumasan mesin ini tidak ada sama sekali. Tanpa piston, tanpa system pembakaran, kita tidak perlu lagi mengeluarkan uang untuk oli dan filter udara. Ini menjadi salah satu penghematan yang dimiliki kepemilikan motor listrik.
Komponen yang Tetap Perlu Diperhatikan
Meskipun minim perawatan mesin, motor listrik tetap memiliki beberapa komponen yang perlu dicek secara berkala demi keamanan dan kenyamanan berkendara:
- Kampas Rem: Sama seperti motor biasa, kampas rem akan aus seiring pemakaian. Namun, menariknya, motor listrik seringkali lebih awet kampas remnya karena adanya fitur regenerative braking.
- Ban: Pastikan tekanan angin selalu pas agar efisiensi baterai tetap terjaga.
- Perawatan Seal Dinamo: Seal Dinamo harus dipantau saat servis rutin tahunan. Seal ini berfungsi melindungi bagian dalam motor dari air dan debu.
System Kelistrikan dan Baterai
Jika dirata-rata dalam satu tahun:
- Motor Bensin: Biaya ganti oli, servis rutin, ganti busi, dan filter bisa mencapai Rp800.000 – Rp1.200.000 (belum termasuk bensin).
- Motor Listrik: Biaya servis rutin mungkin hanya berkisar Rp350.000 untuk pengecekan umum dan pelumasan area tertentu.
Risiko Jika Malas Melakukan Pengecekan Rutin
Walaupun biaya perawatan motor listrik tergolong murah, pengecekan berkala tetap penting. Jika sistem kelistrikan tidak pernah dicek, debu atau kelembapan dapat mengganggu konektor kabel dan menurunkan performa motor. Sistem pendingin baterai yang tidak optimal juga dapat memperpendek umur baterai.Perawatan kecil yang dilakukan secara rutin jauh lebih murah dibandingkan perbaikan besar akibat kerusakan yang diabaikan.




